Berita

Primary tabs

Puluhan Siswa SLB Berkompetisi di Ajang FLS3N

PANGKALPINANG—Festival Lomba Seni dan Sastra Siswa Nasional (FLS3N) Peserta Didik Berkebutuhan Khusus (PDBK) resmi dimulai. Puluhan siswa dari perwakilan Sekolah Luar Biasa (SLB) di Bangka Belitung siap menunjukkan kebolehannya dalam ajang ini.

Pembukaan FLS3N bagi siswa berkebutuhan khusus ini berlangsung di Hotel Gran Vella Pangkalanbaru, Rabu 5 Mei 2025, berlangsung meriah dan penuh semangat. Kegiatan ini menjadi momentum penting dalam memberikan ruang ekspresi bagi peserta didik untuk menunjukkan bakat dan kreativitas di bidang seni.

Acara pembukaan digelar dengan nuansa hangat dan inklusif, diawali dengan nyanyian memukau dari para siswa. Penampilan tersebut mendapat apresiasi tinggi dari para tamu undangan, guru, orang tua, dan masyarakat yang hadir.

Plt Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Rita Aminah menyampaikan terima kasih kepada guru dan kepada orang tua siswa yang terus membina anak-anaknya untuk menjadi insan yang hebat dan berdaya guna. Dalam kesempatan itu Azami menyampaikan ucapan terima kasih kepada para guru yang terus membimbing  para peserta didik berkebutuhan khusus ini sehingga mereka semakin berkembang dan bisa menunjukkan talentanya dalam bidang seni dan budaya melalui ajang FLS2N.

"Terima kasih juga saya sampaikan kepada orang tua dan kepada guru-guru yang tanpa lelah untuk mendidik siswa-siswa kita yang berkebutuhan khusus ini. Saya juga sampaikan kasih kepada panitia dan para juri. Mari melakukan penjurian dengan sebaik-baiknya dan seobjektif mungkin sehingga tidak ada peserta yang dirugikan," kata Rita.

Dia melanjutkan melalui kegiatan ini dia berharap rasa percaya diri siswa berkebutuhan khusus semakin meningkat dan bisa memberikan ruang bagi mereka untuk berekspresi. “Setiap anak memiliki keunikan dan potensi yang luar biasa. Melalui festival ini, kita ingin menunjukkan bahwa keterbatasan bukanlah penghalang untuk berkarya dan berprestasi,” ujar Rita.

Sementara itu Ketua Panitia, Tomy, mengatakan bahwa pelaksanaan FLS3N ini sebagai ruang bagi peserta didik untuk mengeksplorasi, menyalurkan, dan mengembangkan bakat serta minat di bidang seni pertunjukan, seni rupa, dan sastra. Selain itu lanjutnya, sebagai wadah untuk membentuk karakter siswa yang kreatif, percaya diri, berprestasi, dan berdaya saing, “Selain itu sebagai jalan untuk mendekatkan siswa pada seni dan budaya lokal maupun nasional, tanpa adanya pemaksaan, agar tertanam rasa cinta terhadap warisan budaya Indonesia,” katanya.

Sumber: 
BTIKP BABEL
Penulis: 
Mamaq
Fotografer: 
Ferdinan
Editor: 
SN
Bidang Informasi: 
CABDIN5

Berita

Berita Berdasarkan Kategori