Berita

Primary tabs

Persiapkan Generasi Peneliti, MGMP Fisika Cabdin Wilayah V Gelar Workshop OPSI di SMA Anugrah Tanjungpandan

TANJUNGPANDAN – Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) Fisika SMA Cabang Dinas Wilayah V Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menggelar Workshop Berbagi Praktik Baik dan Persiapan Lomba Olimpiade Penelitian Siswa Indonesia (OPSI). Kegiatan yang berlangsung pada Rabu (4/2/2026) ini dipusatkan di SMA Anugrah Tanjungpandan dan diikuti oleh sekitar 40 siswa serta guru pembimbing SMA se-Pulau Belitung.

Kegiatan dibuka langsung oleh Bapak Sudiyono, S.Pd., selaku Koordinator MGMP Fisika SMA Cabdin Wilayah V. Dalam sambutannya, beliau menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya kepada SMA Anugrah Tanjungpandan yang telah bersedia menjadi tuan rumah sekaligus narasumber.

"Kami berterima kasih kepada SMA Anugrah yang tahun lalu berhasil mengharumkan nama daerah dengan meraih Medali Perunggu (Juara 3) tingkat Nasional di ajang OPSI. Semangat berbagi ini sangat penting agar sekolah-sekolah lain di Belitung memiliki kesiapan yang matang untuk menembus kancah nasional tahun ini," ujar Sudiyono.

Membangun Bekal Peneliti Muda

Senada dengan hal tersebut, Bapak Lumbang M. Simamora, S.Pd., menekankan bahwa workshop ini merupakan ajang strategis untuk membekali guru pembimbing dan siswa dengan pengetahuan teknis mengenai metodologi penelitian dan strategi kompetisi.

Hadir sebagai narasumber utama adalah Bapak Ferlis, S.Pd. (Guru Pembimbing) dan Sheeren Natalia (Siswa berprestasi SMA Anugrah). Mereka memaparkan materi komprehensif mengenai tiga ruang lingkup utama OPSI:

Matematika, Sains, dan Teknologi (MST): Fokus pada eksperimen dan observasi fenomena alam.

Fisika Terapan dan Rekayasa (FTR): Fokus pada inovasi teknologi.

Ilmu Sosial dan Humaniora (ISH): Fokus pada perilaku manusia dan solusi sosial ekonomi.

Strategi Menuju Final: Dari Judul Hingga Presentasi

Dalam paparannya, narasumber membedah tahapan krusial OPSI, mulai dari seleksi administrasi, penyusunan proposal pada bulan Maret-April, hingga penyusunan laporan akhir yang memakan waktu 3-4 bulan. Penekanan khusus diberikan pada aspek kejujuran data dan pentingnya latar belakang penelitian yang kuat.

"Kunci kemenangan OPSI terletak pada penentuan judul yang inovatif, provokatif, berbasis kearifan lokal, serta solusif. Hindari plagiarisme (copy-paste) dan pastikan produk memiliki nilai tambah," jelas Ferlis dalam sesi materinya.

Selain teknis penulisan, peserta juga diberikan tips mengenai pembobotan penilaian: Naskah & Laporan Penelitian: 40%, Presentasi dan Wawancara: 50%, Poster: 10%

Workshop ini diharapkan mampu memicu lahirnya peneliti-peneliti muda dari Pulau Belitung yang tidak hanya sekadar ikut serta, tetapi mampu bersaing hingga tahap finalis yang hanya menyaring 75 tim terbaik se-Indonesia.

Sumber: 
MGMP Fisika Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V
Penulis: 
Sudiyono, S.Pd.
Fotografer: 
Sudiyono, S.Pd.
Editor: 
Admin
Bidang Informasi: 
CABDIN5

Berita

Berita Berdasarkan Kategori