JAKARTA - DUA Satuan Pendidikan Menengah dan Kejuruan (Dikmenjur) UPT Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V untuk Satuan Pendidikan SMK Negeri 1 Tanjungpandan dan juga SMA Negeri 1 Tanjungpandan di ikutsertakan pada Kegiatan Koordinasi Rencana Aksi Nasional (RAN) Penyusunan Kurikulum Satuan Pendidikan Terintegrasi Pengembangan Geopark yang dilaksanakan di Hotel Mercure Jakarta Batavia yang diselenggarakan oleh Pusat Kurikulum dan Pembelajaran (Puskurjar) Kemdikdasmen RI pada tanggal 29 September sd. 01 Oktober 2025.
Kegiatan tersebut bertujuan diharapkan mampu menyusun Kurikulum Satuan Pendidikan yang kemudian akan menjadi contoh Panduan Penerapan Pembelajaran Mendalam diintegrasikan dengan Pengembangan Geopark didaerah-daerah yang memiliki potensi dan sumberdaya Geosite sebagai bentuk dari Pelestarian Geopark Nasional.
Rencana Aksi Nasional (RAN) tahun 2025 ini merupakan upaya tindak-lanjut dari issue nasional pemerintah melalui BAPPENAS untuk pelibatan semua unsur nasional dalam memahami, menjaga dan melestarikan Geosite Nasional sehingga menimbulkan dampak pelestarian dan manfaat ekonomi lokal bagi masyarakat sekitar yang diimplementasikan pada pendidikan dan pembelajaran melalui Kurikulum Satuan Pendidikan sebagai bentuk aksi preventif dan prediktif terjaga serta terlestarikannya sumber daya nasional.
Koordinasi ini diharapkan mampu tersusunnya Kurikulum Satuan Pendidikan (KSP) yang terverifikasi serta tervalidasi secara nasional oleh Puskurjar Kemdiidasmen RI serta BAPPENAS yang kemudian harus diterapkan di Satuan Pendidikan pada Tahun Pelajaran 2026/2027, serta menjadi acuan serta piloting bagi satuan pendidikan lainnya di tingkat nasional untuk memasukan dan mengintegrasikan Keberadaan Geopark didaerah melalui Pembelajaran Terintegrasi pada Satuan Pendidikan.
Pendampingan penyusunan difasilitasi langsung oleh Tim Puskurjar Kemdikdasmen serta dipantau langsung oleh Tim BAPPENAS melalui 4 tahapan kegiatan meliputi Koordinasi Nasional yang menghasilkan Rerangka KSP Terintegrasi Geopark, Pengembangan KSP, Penyusunan Modul Ajar dan atau RPM Terintegrasi, serta finalisasi dan validasi KSP Terintegrasi dalam bentuk dokumen siap gunakan.
Melalui Kegiatan Koordinasi Rencana Aksi Nasional (RAN) Penyusunan KSP Terintegrasi Pengembangan Geopark ini diharapkan kepada kita insan pendidikan dan satuan pendidikan akan mampu membangun karakter bangsa dan nasional melalui satuan pendidikan dan pembelajaran, sehingga keberadaan geopark nasional akan terjaga serta terlestarikan potensi geosite didaerah dan berdampak pada adanya manfaat ekonomi bagi masyarakat sekitar yang dilakukan melalui pembelajaran, demikian ungkap Kepala Puskurjar Ibu Dr. Lakmi diacara penutupan kegiatan Koordinasi tanggal 01 Oktober 2025.


