Belitung, Kegiatan monitoring terkait Implementasi Program "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat" dilaksanakan di UPTD Satpen SMK Negeri 1 Simpang Renggiang, SMKS Muhammadiyah Belitung Timur dan UPTD Satpen SMK Negeri 1 Badau oleh Tim Monitoring Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Belitung dan Belitung Timur.
Kegiatan ini merupakan bagian dari upaya untuk memastikan bahwa satuan pendidikan bersama dengan warga sekolah dan siswa telah melaksanakan dan menjalankan kebiasaan positif yang telah diajarkan guna mendukung perkembangan prilaku dan karakter siswa.
Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat (AIH) merupakan program yang diluncurkan oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah (Kemendikdasmen).
Program ini bertujuan untuk memperkuat pendidikan karakter anak sejak dini sehingga menanamkan kebiasaan positif yang dapat membentuk karakter anak-anak Indonesia agar menjadi generasi yang sehat, cerdas, dan berkarakter unggul. Tujuh Kebiasaan Anak Indonesia Hebat adalah Bangun pagi, Beribadah, Berolahraga, Makan Sehat dan Bergizi, Gemar Belajar, Bermasyarakat, Tidur Cepat. Peluncuran Gerakan 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat menjadi tonggak penting dalam upaya menciptakan generasi emas Indonesia menuju tahun 2045.
Bapak Garmawandi, S.Pd., M.B.A. selaku Pendamping Sekolah bersama Tim Monitoring dari Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Mas Agus Ichsan Febrian, S.A.P. dan Mustafa melakukan pemantauan dan monitoring langsung terhadap Implementasi Program Kepala Sekolah dan Kegiatan Pembelajaran dalam mengaplikasikan Program 7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat di kehidupan sehari-hari mereka, baik di sekolah maupun di luar sekolah.
Beberapa kebiasaan yang menjadi sorotan dalam program ini antara lain adalah kebiasaan bangun tidur pagi dan tidur cepat, beribadah, belajar, makan sehat dan juga olahraga.
Selama kegiatan monitoring, Bapak Garmawandi, S.Pd., M.B.A. berdiskusi dengan Kepala Sekolah dan Dewan Guru serta juga Tenaga Kependidikan di sekolah, beliau memberikan arahan, masukan, serta motivasi kepada sekolah dan dewan guru untuk menginternalisasikan Program 7 AIH dalam Program Kerja Sekolah dan mengimplementasikannya dalam kehidupan di sekolah dan di masyarakat sehingga akan terbangun Generasi Emas yang sehat dan berkarakter unggul guna menyongsong Indonesia Emas.
Kegiatan ini bertujuan tidak hanya untuk memantau, tetapi juga untuk memberikan arahan dan dukungan kepada sekolah agar dapat memberikan pelayanan maksimal kepada seluruh siswa.
Hasil monitoring di 3 satuan pendidikan ditemukan bahwa rata-rata sekolah sudah menerapkan kegiatan 7 Kebiasaan AIH secara nyata, namun masih terkendala dalam bentuk adanya ketersediaan dokumen-dokumen pendukung sebagai bukti faktual implementasi 7 kebiasaan telah dilaksanakan di sekolahnya, baik itu dalam bentuk dokumen program dan dokumen pelaksanaan yang belum lengkap dan runut, seperti dokumen foto kegiatan maupun dokumen lain sebagai bukti pendukung pelaksanaan.
Berdasarkan hasil monitoring dan evaluasi di lapangan, Pendamping sekolah dan tim monitoring berharap agar Program "7 Kebiasaan Anak Indonesia Hebat" dapat terus berjalan dengan baik dan memberikan dampak yang positif bagi perkembangan karakter siswa, serta membentuk generasi muda yang cerdas, kreatif, dan memiliki moral yang tinggi.



