Berdasarkan Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 48 Tahun 2022 tentang Penerimaan Mahasiswa Baru Program Diploma dan Program Sarjana pada Perguruan Tinggi Negeri, terdapat 3 (tiga) jalur masuk perguruan tinggi, yaitu jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP); jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT).
Jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) dilakukan dengan hasil penelusuran prestasi akademik siswa melalui nilai rapor dan prestasi non akademik. Nilai yang digunakan adalah nilai semester satu hingga lima bagi SMA/SMK/MA dengan masa belajar tiga tahun
Hasil pengumuman SNBP ini di satuan Pendidikan di lingkup Cabdin wilayah V tercatat bahwa dari 29 SMA dan SMK yang ada terdapat 207 siswa yang lulus melalui jalur ini.
Kacabdin Wilayah V Bapak Adi Zahriadi, S.Si, M.Si ketika dikonfirmasi membenarkan hal tersebut. “memang sampai dengan hari ini tanggal 28 Maret 2024, berdasarkan laporan dari satuan Pendidikan SMA dan SMK yang ada di lingkup Cabdin Wilayah V, alhamdulillah 207 siswa kita lulus melalui jalur SNBP”, ujarnya.
Lebih lanjut dikatakan bahwa tahun ini mengalami kenaikan jumlah siswa lulus melalui jalur SNBP ini. “hal ini juga berarti satuan pendidikan sudah melakukan upaya untuk perbaikan pembelajarannya sehingga SNBP tahun ini meningkat cukup signifikan”. “kami tentu berharap agar siswa bisa memanfaatkan kesempatannya ini untuk melanjutkan studi di perguruan tinggi yg menjadi pilihannya tersebut” lanjut Adi.
Kacabdin Wilayah V itu menegaskan kembali bahwa sebetulnya SNBP ini menjadi indikator penting sistem pembelajaran dilakukan di satuan pendidikan dilakukan. “Hal ini berkaitan dengan pembinaan karir siswa di sekolah tersebut, bagaimana pembinaan karir melalui pembelajaran di sekolah dipraktekkan dengan baik oleh guru di sekolah, sekolah wajib memberikan pembelajaran yang terbaik bagi siswa” tegasnya.
Melanjutkan ke PT ini menjadi salah satu indikator keberhasilan pendidikan dilakukan baik di SMK apalagi di SMA. “kami sangat konsen untuk terus mengoptimalkan agar siswa kita bisa melanjutkan ke PT. tentu tidak mudah karena pencapaian ini sangat terkait dengan pembelajaran di sekolah itu dilakukan. jadi cabdin juga memperhatikan dan terus melakukan perbaikan pembelajaran di sekolah, juga termasuk kelengkapan sarana/prasarana di sekolah agar pembelajaran menjadi menyenangkan siswa kita”, tutupnya.


