TANJUNGPANDAN – Komisi III DPRD Kabupaten Belitung Timur (Beltim) yang dipimpin oleh Akhiruddin, A.Md dan anggota Kamri, S.M., Oscar Habib, S.H, M.M., Hairil Anwar dan Ramlan menggelar pertemuan dengan Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Belitung dan Belitung Timur, Kepulauan Bangka Belitung hadir Kacabdindik Wilayah V Adi Zahriadi, Kasi SMA/PK Deska A. Putra Gani serta Staf Cabdindik Wilayah V Senin 16/03/2026 guna membahas sejumlah isu krusial terkait tata kelola sekolah, mulai dari iuran komite, libur tenaga pendidik hingga kesiapan Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB).
Dalam pertemuan tersebut, anggota DPRD Beltim, Ramlan, sempat menyoroti komunikasi antara pihak sekolah (SMA dan SMK) dengan dewan yang dinilai belum berjalan maksimal. Menanggapi hal ini, Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V, Adi Zahriadi, menekankan pentingnya menghapus "ego sektoral" demi kepentingan pendidikan anak bangsa.
Terkait iuran komite dan biaya perpisahan siswa kelas 12 yang dipertanyakan dewan, Adi Zahriadi menjelaskan bahwa sumber utama pendanaan sekolah adalah APBN dan APBD. Namun, ia tidak menampik adanya kebutuhan kegiatan siswa yang tidak terakomodasi oleh anggaran negara.
"Kegiatan yang tidak tercover APBN maupun APBD harus dikoordinasikan dengan komite sekolah secara transparan. Prinsipnya, sumbangan yang dikelola komite harus sesuai aturan dan tidak memberatkan," ujar Adi. Ia juga menegaskan bahwa jadwal libur guru akan mengikuti kalender libur siswa.
Menjelang musim penerimaan murid baru, Cabdindik V membawa kabar baik bagi orang tua siswa di Belitung Timur. Berdasarkan data evaluasi, daya tampung SMA dan SMK di Beltim dipastikan sangat mencukupi untuk menampung seluruh lulusan SMP yang akan masuk ke jenjang SMA dan SMK.
"Kami yakin semua siswa SMP di Beltim akan mendapatkan sekolah. Berdasarkan data, kita bahkan memiliki kelebihan daya tampung sebanyak 339 kursi. Sosialisasi awal SPMB pun sudah kami lakukan," jelasnya.
Selain sekolah negeri, pembenahan dan dukungan penuh juga diberikan kepada sekolah swasta, termasuk sekolah Garuda, guna memastikan kualitas pelayanan pendidikan yang merata.
Akhiruddin mengungkapkan bahwa komunikasi berjalan sudah sangat baik selama ini, terutama dalam menyelaraskan program-program pendidikan menengah dengan aspirasi masyarakat di Belitung Timur.
"Kami mengucapkan terima kasih dan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V. Koordinasi yang telah terjalin selama ini sangat baik dan terbuka. Hal ini sangat penting agar setiap kebijakan pendidikan yang diambil benar-benar menyentuh kebutuhan siswa kita di lapangan," ujar Akhiruddin.
Menutup koordinasi tersebut, Adi Zahriadi menyampaikan apresiasinya atas masukan dari DPRD Beltim dan masyarakat. Ia menegaskan bahwa koordinasi dengan DPRD Beltim selama ini telah berjalan dengan sangat baik.
"Ego sektoral harus dihilangkan. Kita harus berkolaborasi dan melayani masyarakat dengan baik. Masukan dari dewan sangat berharga untuk pengelolaan sekolah yang lebih baik kedepannya. Tujuan kita satu: anak-anak harus mendapatkan pendidikan terbaik," pungkas Adi Zahriadi.(SN)




