Tanjungpandan – Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V Provinsi Kepulauan Bangka Belitung telah melaksanakan sosialisasi Sistem Pengendalian Kelompok Belajar (SEPAKAR). Bertempat di ruang pertemuan Cabang Dinas Wilayah V, kegiatan ini diikuti secara khusus oleh Pengawas Sekolah, Kepala Sekolah, dan Ketua Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP) SMA dan SMK se-Cabang Dinas Pendidikan Wilayah V baik secara daring maupun luring, bertujuan memperkenalkan platform digital untuk memantau dan melaporkan kegiatan kelompok belajar guru secara terintegrasi.
Dalam acara tersebut, Kepala Seksi SMA/PK memaparkan fitur-fitur SEPAKAR sebagai solusi pelaporan real-time kegiatan MGMP. Peserta mendapatkan pelatihan praktis menginput data jadwal, kehadiran, dan hasil diskusi kelompok belajar langsung melalui website sistem. Diskusi kolaboratif juga digelar untuk menyusun strategi implementasi, termasuk penjadwalan hari belajar guru pada jenjang SMA dan SMK, sesuai Surat Edaran Mendikdasmen Nomor 5684/MDM.B1/HK.04.00/2025.
Plt. Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung, Darlan, S.Pd, MM, dalam sambutannya menegaskan peran kritis guru sebagai ujung tombak pendidikan. "Budaya belajar berkelanjutan melalui kelompok belajar harus menjadi prioritas. SEPAKAR hadir untuk memastikan kegiatan MGMP terpantau sistematis, sehingga berdampak pada peningkatan kompetensi guru dan kualitas pembelajaran siswa," tegasnya. Beliau juga mengingatkan pentingnya pendanaan kegiatan Pengembangan Kompetensi Berkelanjutan (PKB) melalui dana BOS/BOP sesuai regulasi.
Para peserta sosialisasi memiliki peran strategis: Pengawas Sekolah bertugas memastikan pelaksanaan PKB sesuai jadwal, Kepala Sekolah mengalokasikan waktu dan pendanaan, sementara Ketua MGMP memimpin kelompok belajar aktif dan melaporkan hasilnya via SEPAKAR. Kacabdin Wilayah V, Adi Zahriadi, M.Si., menyatakan optimisme bahwa wilayahnya akan menjadi percontohan penerapan SEPAKAR. "Keberhasilan sistem ini di Cabang Dinas Wilayah V akan menjadi model bagi cabang dinas lain, mempercepat peningkatan kompetensi guru melalui MGMP menjadi terpadu, tersistem dan terpantau untuk keperluan peningkatan mutu pendidikan di Bangka Belitung," ujarnya.
Acara ditutup dengan komitmen bersama untuk mengoperasikan SEPAKAR pada tahun ajaran 2025/2026 dengan pertemuan MGMP antar sekolah minimal 4 (empat) kali setiap semesternya. Seluruh laporan kegiatan MGMP SMA dan SMK se-Cabang Dinas Pendidikan Wilayah VWilayah V dapat dipantau langsung melalui platform https://sepakar.web.id, menjadikan proses pemantauan lebih transparan dan akuntabel.






